3 Mar 2010

7 jam di Singapore

Setelah drama hampir ketinggalan pesawat, dalam hati saya tertawa, "hihihi....akhirnya saya merasakannya juga".  Mudah-mudahan ini yang pertama dan yang terakhir, amin.

Setelah menghabiskan nasi lemak dan milo, saya tidur karena perjalanan ini menghabiskan waktu 2 jam 20 menit.  Oh ya pada saat di bandara Soetta, saya sempat membeli bantal tiup, tapi akhirnya tidak pernah dipergunakan karena bantal tersebut selalu kempes kembali pada saat saya hendak menutupkan tutupnya. 

bergaya di travelator, Changi

Setelah pemeriksaan paspor dan pengambilan bagasi, kami langsung mencari papan petunjuk arah menuju Skytrain ke Terminal 2, kami tiba di Terminal 1.  Dari sini nantinya kami akan ke basement untuk menunggu bus ke Budget Terminal untuk menitipkan koper-koper kami ke Left Luggage dengan membayar sebesar 7 sgd, 5sgd untuk koper ukuran sedang dan 2sgd untuk koper ukuran kecil.  Lalu kembali menuju Terminal 2, dan menuju arah ke MRT untuk ke pusat kota (Train to city).

menunggu bus ke Budget Terminal

Ini bukan pertama kalinya saya ke Singapore, tapi baru kali saya masuk melalui Changi.  Harga tiket MRT dari Changi menuju Bugis sebesar 2.5 sgd.   Sebenarnya jika kita transit di Changi lebih dari 5 jam, ada tawaran dari bandara Changi yaitu Free Singapore Tour (FST), bisa daftar di Terminal 2&3, Transit Malls. 

Merlion

Tapi tidak kami ambil karena kami hanya ingin belanja di Bugis dan berfoto ria di depan patung Merlion.  That's all!.

Hasil tiap keping

Setelah proses check in dan pemeriksaan paspor, teman-teman dan saya mulai mengorek-ngorek dompet masing-masing, untuk menghabiskan setiap keping uang dolar Singapore. Hasilnya, saya membeli pembatas buku, majalah gosip OK, sebatang besar coklat Toblerone dan sebuah payung dengan tempat penyimpanan yang cantik. 

1 comment:

safru said...

kunjungan nbalik sambil follow